Wednesday, July 21, 2010

testfood

Salah satu saat paling membahagiakan dalam hiruk-pikuk persiapan ini: TESTFOOD!
Yeaay! I'm going to do some testfood with my mom at the Bidakara. Moga2 enak.. Jadi bisa mantepin venue.

Amien.

Wedding Organizer

Wedding organizer. The magic word for the wedding-chaos.

Why do we need them anyway? Dalam pemikiran saya.. karena saya butuh orang tempat saya mengeluhkan semuanya mengenai segala persiapan pernikahan ini. butuh orang untuk dimarah-marahin. dan butuh orang yang akan mengurus semuanya tanpa harus repot-repot. *dipikir-pikir kasian juga WO yang dapet klien seperti kami ini*

Thursday, July 15, 2010

Pemikiran labil si calon istri

Kemarin, teman saya bercerita dirinya akan pergi ke luar negeri untuk melanjutkan studi S2, dapet beasiswa pula. I'm happy for him, i really do. Tapi, sampai rumah ada tanda tanya besar dalam hati saya.

Saya koq masih disini-sini aja ya?

Saya selalu bercita-cita ingin melihat dunia. Saya ingin menjadi bagian dari international society. Saya ingin belajar pada ahlinya para ahli. Saya rindu menjadi kecil, menyadari ternyata di atas saya banyaaaakkk sekali orang-orang hebat. Dan saya kangen travelling. Bawa-bawa koper sepanjang jalan, ngejar kereta, mencoba membaca peta dan tertawa konyol karena salah arah, makan sandwich di taman, tidur di youth hostel rame-rame yang alamak mahalnya kalo dikurs ke rupiah.
Di usia saya yang hampir seperempat abad ini, ternyata saya masih disini-sini saja.

Terus kapan dong Rien?

Chemistry of Love

Sampailah pada pertanyaan terbesar seluruh umat manusia: Apa sih cinta?
Valentine lalu, saya melihat sebuah tayangan di BBC, tentang Chemistry of Love. Acara ini membahas cinta dari segi medical science. Acara itu membuat saya paham apa yang terjadi.. kenapa saya selalu bedebar-debar kalau ketemu dia? kenapa saya suka si Abang dan bukannya si Sule? Why do i always feel this butterfly in my stomach thingy? Kenapa saya selalu menyukai pria dengan tipe tertentu? Inilah penjelasan rasionalnya, yang membuat saya lega, ternyata saya bukannya gila.

Wednesday, July 14, 2010

Venue: PTIK vs Birawa

Sampai detik ini saya menulis post ini, kami semua menemui jalan buntu dalam menentukan venue tempat akan diadakan pernikahan. Saya sudah pusing tentang hal ini, mungkin lama-lama saya menikah tamasya saja di Alaska. Gak usah undang-undang orang, tinggal naro iklan di koran *celingak celinguk takut dibaca mama papa*

Mengapa oh mengapakah kebingungan ini terjadi? Hal ini karena sampai saat ini kami semua belum menentukan secara pasti berapa orang yang akan diundang. Yak, silakan hina saya, cerca saya. Saya tahu hal itu yang pertama harus dilakukan. Sebenarnya sih udah ada bayangan ya, tapi rangenya antara 750 - 1250 undangan. Plis deh ma itu sih bukan perkiraan.. besar amat rangenya.